JasmaniTerpopuler

Mengenal 11 Teknik Dasar Pencak Silat

Mengenal 11 Teknik Dasar Pencak Silat

Ilmusetiahati.com – Teknik Dasar Pencak Silat, Pencak Silar sendiri adalah seni bela diri yang berasal dari Kepulauan Melayu dan dikenal di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pencak silat sendiri memiliki dua arti dalam dua kata, yaitu “pencak” yang berarti gerak dasar dengan aturan dan “silat” yang berarti jurus bela diri yang utuh dengan dasar spiritual.

Setiap daerah di Indonesia memiliki gaya, aliran dan perguruan pencak silat yang khas dan berbeda-beda. Misalnya, Jawa Barat memiliki Perguruan Cimande dan Cikalong, Jawa Tengah memiliki Sekolah Merpati Putih, dan Jawa Timur memiliki Perisai Diri dan Setia Hati. Oleh karena itu, pencak silat membutuhkan konsentrasi dan kelincahan yang berbeda-beda sesuai dengan gaya yang dipilih.

Pencak silat adalah salah satu seni bela diri tradisional Indonesia yang sangat memikat. Oleh karena itu, mempelajarinya dapat menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan dan membantu membentuk tubuh dan pikiran yang sehat dan kuat. Jangan ragu untuk memulai mempelajarinya sekarang juga!

Baca Juga : 20 Rekomendasi Makanan Berkalori Tinggi Penambah Berat Badan

Untuk mempelajari pencak silat, kita harus mengetahui teknik dasarnya.

Berikut ini adalah 11 teknik dasar pencak silat yang perlu dikuasai :

    1. Memahami Teknik Kuda-Kuda

      Teknik kuda-kuda adalah teknik pertama yang harus dikuasai oleh setiap petarung. Teknik ini membantu mempertahankan keseimbangan tubuh ketika menyerang maupun bertahan. Trik dalam teknik ini adalah dengan meletakkan kaki pada tanah. Dinamakan kuda-kuda karena posisi kaki saat melakukannya mirip dengan kaki manusia di punggung kuda. Ada tiga jenis teknik kuda-kuda yaitu kuda-kuda ringan, kuda-kuda sedang, dan kuda-kuda berat. Berdasarkan bobot tumpuan, pencak silat terbagi menjadi lima bagian, yaitu kuda-kuda depan, belakang, tengah, silang, dan samping.

    2. Menguasai Teknik Sikap Pasang

      teknik sikap pasang
      teknik sikap pasang


      Setelah memahami teknik kuda-kuda, petarung perlu belajar teknik sikap pasang. Teknik ini adalah gabungan dari sikap, gerak kaki, dan lengan. Dengan teknik ini, posisi tubuh akan lebih fleksibel dalam menyerang dan bertahan. Teknik sikap pasang bisa dalam bentuk terbuka maupun tertutup. Sikap pasang terbuka adalah tanpa melindungi tubuh dengan tangan dan lengan, sedangkan sikap tertutup adalah dengan melindungi tubuh. Teknik ini bisa dilakukan berdiri, duduk, atau berbaring. Namun, disarankan untuk belajar dengan bantuan profesional. Berikut ini adalah empat sikap yang harus dikuasai :

      A. Pasang Satu
      Teknik bersikap Pasang Satu adalah salah satu teknik dasar dalam pencak silat yang penting untuk dikuasai. Dalam Pasang Satu, posisi badan petarung harus dalam kondisi tegap dengan kedua tangan berada di sisi tubuh. Dalam kondisi siap silat, petarung dapat membuka kedua kaki dengan lebar selebar bahu.

      B. Pasang Dua
      Pasang Dua adalah teknik bersikap berikutnya yang perlu dikuasai dalam pencak silat. Dalam Pasang Dua, posisi badan petarung harus tegak dan membuka kedua kaki selebar bahu. Kedua tangan harus mengepal dan disejajarkan dengan pinggang. Perbedaan Pasang Dua dengan Pasang Satu adalah posisi tangan.

      C. Pasang Tiga
      Teknik Pasang Tiga adalah teknik bersikap berikutnya yang perlu dikuasai dalam pencak silat. Dalam Pasang Tiga, petarung harus memiliki posisi badan seperti ketika melakukan Pasang Dua dan membuka kaki selebar bahu. Tangan harus dalam posisi terangkat dan sejajar dengan mata dengan kepalan tangan terbuka.

      D. Pasang Empat
      Pasang Empat adalah teknik bersikap terakhir yang akan dibahas dalam artikel ini. Dalam Pasang Empat, petarung harus memiliki sikap dan pandangan mata seperti Pasang Tiga. Perbedaannya adalah tangan yang harus dalam posisi angkat dan silang sejajar dengan mata, dengan kepalan tangan yang terkepalkan.

    3. Memahami Pola Langkah

      pola langkah pencak silat
      pola langkah pencak silat

       

      Pencak silat adalah salah satu olahraga bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Dalam pencak silat, teknik pola langkah memegang peran penting untuk membuat gerakan pesilat lebih efektif dan sulit ditebak oleh lawan. Dalam artikel ini, kami akan membahas 6 pola langkah yang dapat Anda pelajari untuk memperkuat gerakan Anda dalam pencak silat.

      A. Pola Langkah Lurus
      Pola langkah lurus adalah ketika pesilat mengambil langkah untuk membentuk garis lurus. Gerakan ini bisa dilakukan dengan maju atau mundur, dan dapat dimulai dari posisi tengah.

      B. Pola Langkah Zig-zag
      Pola langkah zig-zag adalah ketika pesilat bergerak membentuk mata gergaji atau zig-zag. Ini bisa dimulai dengan posisi pasang pertama.

      C. Pola Langkah-S
      Pola langkah-S adalah ketika pesilat melakukan kombinasi tiga posisi untuk membentuk huruf S. Kombinasi ini meliputi posisi samping, belakang, dan tengah.

      D. Pola Langkah U
      Pola langkah U atau tapal kuda memungkinkan pesilat untuk memulai dengan posisi lurus dan melakukan gerakan kaki ke kanan dan kiri, sebelum bergerak maju dan menyatukan kaki.

      E. Pola Langkah Segitiga
      Pola langkah segitiga adalah ketika pesilat bergerak membentuk bidang segitiga dengan menggunakan 2 posisi, depan dan tengah.

      F. Pola Langkah Segi Empat
      Pola langkah segi empat adalah ketika pesilat bergerak membentuk pola persegi panjang dengan menggunakan kombinasi kuda-kuda depan dan tengah, dan pola langkah segitiga.

      Dengan mempelajari teknik pola langkah ini, Anda dapat memperkuat gerakan dalam pencak silat dan membuat lawan kesulitan untuk menebak gerakan Anda. Pelajari satu per satu dan latih secara rutin agar dapat mempraktikkan dengan baik dalam pertandingan.

    4. Teknik Arah atau Delapan Arah Mata Angin 

      Pengertian teknik arah dalam pencak silat adalah memahami arah dalam membentuk gerakan saat menyerang atau bertahan. Arah pencak silat harus dipahami sebagai arah dari 8 arah dasar yaitu sikap atau pola langkah dalam gerakan dasar pencak silat dengan sumbu putaran di tengah. Titik tumpu seorang pesilat ada di tengah dan bisa bergerak ke berbagai arah seperti delapan arah utama, yaitu timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, barat laut, utara, timur laut, atau cukup mundur, mundur kiri, samping kiri, maju kiri, maju kanan depan, mundur belakang kanan.

      Baca Juga : Kena Prank! Pendekar PSHT Sragen Ngaku Dikeroyok dan Dibacok, Faktanya Begini

    5. Menguasai Teknik Tendangan dalam Pencak Silat

      Teknik tendangan dalam pencak silat adalah teknik menggunakan kaki untuk menyerang atau bertahan dari serangan musuh. Tendangan atau serangan kaki dalam pencak silat dapat dilakukan dengan menggunakan tulang kering, telapak kaki, dan lutut. Berikut ini adalah beberapa jenis teknik tendangan dalam pencak silat:

      A. Tendangan Lurus
      Tendangan lurus adalah teknik menendang ke depan menuju sasaran dengan menggunakan ujung kaki. Pastikan kaki pesilat lurus dan tubuh juga lurus. Badan menghadap ke lawan dan kaki yang digunakan untuk menyerang lawan adalah pangkal jari kaki.

      B. Tendangan Melingkar
      Tendangan melingkar adalah teknik menendang dengan punggung kaki dan membuat bagian tubuh lawan bersentuhan dengan punggung kaki. Kaki yang tidak digunakan untuk menendang digunakan untuk kuda-kuda. Kedua tangan harus ditempatkan di depan dadanya untuk menyeimbangkan tubuh.

      C. Tendangan Jejag
      Tendangan Jejag atau Tendangan Gejos membuat perut lawan menjadi sasaran utama. Caranya dilakukan dengan mengangkat lutut sejauh mungkin dan mendorong kaki ke perut lawan.

      D. Tendangan Sabit
      Tendangan Sabit memukul perut lawan dengan lintasan melengkung seperti bulan sabit. Teknik ini membutuhkan latihan dan konsentrasi yang baik agar dapat dilakukan dengan efektif.

      E. Tendangan T
      Ada tiga gaya Tendangan T, yaitu T-snaps, T-jump, dan T-hang. Caranya adalah dengan memposisikan tubuh ke samping dan melakukan tendangan ke arah kanan. Lawan akan terkena bagian runcing telapak kaki dan tumit.

      F. Tendangan Belakang
      Tendangan Belakang dilakukan dengan punggung menghadap lawan. Caranya dengan memutar tubuh sambil melakukan tendangan kaki atau tumit ke perut atau kepala lawan. Teknik ini membutuhkan kecepatan dan kekuatan yang baik.

      Semua teknik tendangan dalam olahraga beladiri membutuhkan latihan yang teratur dan konsisten agar dapat dilakukan dengan baik.

    6. Teknik Guntingan

      Teknik guntingan adalah taktik untuk menjatuhkan lawan dengan menjepitkan kedua kaki pada bagian tubuh lawan seperti leher, pinggang, tulang kering, dan sasaran lain. Berikut adalah jenis-jenis teknik guntingan yang harus dikuasai:
      A. Guntingan Bawah
      B. Guntingan Tengah
      C. Guntingan Atas
      Ketiga teknik guntingan ini membutuhkan kecepatan dan ketepatan gerakan kaki, sehingga disarankan untuk melatih teknik ini dengan pelatih profesional untuk menghindari resiko cedera.

      Baca Juga : Seluruh Ketua Umum SH Terate

    7. Mengerti Teknik Tangkisan

      Teknik tangkisan bertujuan untuk memblokir serangan lawan dengan melakukan kontak langsung dengan bagian tubuh lawan yang sedang menyerang. Berikut adalah jenis-jenis teknik tangkisan yang harus dikuasai :
      A. Tangkisan Satu Lengan
      * Tangkisan Dalam: memblokir serangan dari luar ke dalam
      * Tangkisan Luar: memblokir serangan dari dalam ke luar
      * Tangkisan Atas: melindungi kepala dari serangan dari bawah ke atas
      * Tangkisan Bawah: melindungi kaki dan paha dari serangan dari atas ke bawah

      B. Tangkisan Dua Lengan
      * Tangkisan Dua Lengan dengan Telapak Tangan
      * Tangkisan Dua Lengan dengan Lengan Bawah

    8. Menguasai Teknik Kuncian

       

      teknik kuncian pencak silat
      teknik kuncian pencak silat


      Menjadi seorang pesilat yang handal bukan hanya tentang memiliki kemampuan menyerang dan bertahan, namun juga memiliki kemampuan mengendalikan lawan. Teknik kuncian atau yang juga dikenal dengan teknik cutting memiliki tugas untuk mengunci tubuh lawan dan membuat mereka tidak bisa bergerak. Mungkin Anda pernah menyaksikan pertarungan WWE SmackDown, dalam acara tersebut sering ditunjukkan teknik-teknik kuncian yang menarik.

      Teknik kuncian dalam pencak silat adalah teknik yang memungkinkan Anda untuk mengendalikan, memegang, dan membuat lawan menjadi tidak berdaya. Gerakan ini biasanya melibatkan tangan, kaki, dan bagian tubuh lain dengan melalui hindaran dan tangkapan untuk mengincar bagian tubuh lawan. Biasanya, bagian-bagian tubuh yang menjadi incaran adalah leher, bahu, dagu, lengan, dan pergelangan tangan.

    9. Teknik Pukulan

      Teknik pukulan adalah salah satu aspek penting dalam pencak silat dan berbagai seni bela diri lainnya. Maka, untuk menjadi seorang pencak silat atau pejuang handal, Anda harus memahami teknik pukulan yang benar dan efektif.

      A. Teknik Pukulan Depan
      Pemahaman Dasar Teknik pukulan depan adalah teknik memukul lawan dengan tangan menggunakan gerakan dasar yang sederhana. Ada dua cara melakukan teknik ini, yakni dengan posisi kaki di depan dan tangan sejajar atau dengan posisi kaki di depan dan tangan tidak sejajar.
      Hindari Kesalahan Umum Beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pesilat pemula adalah postur tubuh yang kaku, kaki yang lemah, tangan yang longgar, pukulan yang lemah, dan postur tubuh yang tidak seimbang. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami teknik ini dengan baik dan terus berlatih untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut.

      B. Teknik Pukulan Bandul
      Definisi dan Cara Melakukan Pukulan bandul adalah teknik memukul lawan dengan tangan bergerak dari bawah ke atas. Caranya adalah dengan membungkukkan siku pada sudut 90 derajat dan memastikan kaki sejajar atau tidak sejajar. Kemudian, ayunkan kuda-kuda tengah Anda dan silangkan tangan Anda di depan dada.
      Serang dan Bertahan Secara Berkala Setelah itu, miringkan kepala dan ayunkan lengan untuk menyerang. Pertahankan tangan lain pada posisi awal untuk melindungi diri dari serangan lawan. Setelah melakukan pukulan pertama, lanjutkan dengan pukulan berikutnya menggunakan tangan yang lain. Ingat, tangan yang sebelumnya digunakan untuk menyerang dapat juga digunakan untuk bertahan.

      C. Teknik Pukulan Tegak
      Sasaran dan Teknik Pukulan Pukulan tegak adalah teknik pukulan yang membidik bahu atau sendi bahu lawan. Cara melakukan teknik ini adalah dengan memposisikan kuda-kuda tengah dan menempatkan kedua tangan di depan dada (bukan menyilang). Jari-jari tangan yang digunakan untuk memukul harus digenggam erat, dan satu tangan dapat dipukul tegak sementara tangan lain tetap berada di posisi awal untuk melindungi tubuh. Latihlah pukulan tegak dengan bergantian antara tangan kanan dan kiri.

      D. Pukulan Melingkar
      Sasaran dan Teknik Pukulan Pukulan melingkar adalah teknik pukulan yang membidik pinggang lawan. Cara melakukannya adalah dengan membuat gerakan melingkar dengan tangan, mempengaruhi kualitas bidikan dengan membawa bahu dan pinggang ke arah bidikan. Latihlah teknik ini dengan berfokus pada gerakan tangan yang melingkar dan kontrol gerakan bahu dan pinggang.

      E. Pukulan Samping
      Sasaran dan Teknik Pukulan Pukulan samping adalah teknik pukulan yang membidik salah satu sisi tubuh lawan dengan menggunakan punggung tangan. Arah pukulan dapat dalam arah samping atau ke depan, tetapi dimulai dari samping. Latihlah teknik ini dengan berfokus pada kontrol gerakan punggung tangan dan memastikan arah pukulan tepat sasaran.

    10. Belajar Teknik Berbaring Pencak Silat


      Teknik berbaring memiliki tujuan untuk melatih kemampuan jatuh dan sebagai pertahanan diri. Ada tiga jenis teknik berbaring, yaitu:


      A. Sikap Miring Pertama, Sikap miring dilakukan dengan membungkuk sambil menekuk kaki untuk mendekatkan ke dada. Pandangan harus lurus, sementara kaki lain digunakan untuk menopang tubuh. Salah satu siku harus berada di lantai dan tangan lain digunakan untuk menopang paha.

      B. Sikap Terlentang Kedua, Sikap terlentang dilakukan dengan berbaring telentang sambil menekuk satu kaki dan kaki lain diluruskan. Satu tangan harus berada di tanah dan ditekuk pada siku, sementara tangan lain berada di dada.

      C. Sikap Telungkup Ketiga, Sikap telungkup dilakukan dengan membalikkan badan dan memandang lurus. Kaki harus diluruskan dan kedua tangan harus menyentuh lantai dengan tekukan siku yang kuat.

    11. Teknik Kembangan

suwardi mma pembukaan psht
suwardi mma pembukaan psht

Gerakan Kembangan adalah salah satu bagian utama dalam Pencak Silat yang mengutamakan keindahan gerakan. Gerakan ini melibatkan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Gerakan Kembangan ini biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh.

Kembangan dalam Pencak Silat, Menyerupai Tarian atau Berjoget

Gerakan Kembangan dalam Pencak Silat seringkali menyerupai tarian atau dalam maenpo Sunda menyerupai ngibing (berjoget). Gerakan ini harus dilakukan dengan indah dan menunjukkan elegan dan kekuatan dalam gerakan. Oleh karena itu, dalam melakukan gerakan Kembangan dalam Pencak Silat, atlet harus memperhatikan dan memahami tata tertib dan kaidah-kaidah yang ada.

Berikut adalah pembahasan mengenai teknik teknik dasar Pencak Silat yang harus dikuasai oleh Pendekar Silat.