Korlap & Pamter Nyawiji Sinergi Kawal Suksesi Rapat Kerja Nasional PSHT 2025 di Jambi
Ilmusetiahati.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tahun 2025 di Jambi menjadi sorotan publik, khususnya bagi
Read MorePersaudaraan Setia Hati Terate (terkenal luas sebagai PSHT atau SH Terate) adalah organisasi olahraga yang diinisiasi oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo.
Pada tahun 1922 dan kemudian sepakat namanya menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate pada kongres pertamanya di Madiun pada tahun 1948.
PSHT merupakan organisasi pencak silat yang tergabung dan salah satu yang turut mendirikan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada tanggal 18 Mei 1948.
Saat ini PSHT memiliki sekitar 7 juta anggota, memiliki cabang di 236 kabupaten/kota Indonesia.
10 komisariat perguruan tinggi dan 10 komisariat luar negeri di Malaysia, Belanda, Rusia (Moskwa), Timor Leste, Hongkong, Korea Selatan, Jepang, Belgia, dan Prancis.
Pada tahun 1922, Ki Hadjar Hardjo Oetomo salah satu pengikut aliran pencak silat Setia Hati yang berasal dari Pilangbango, meminta izin kepada Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirjo untuk mendirikan pusat pendidikan pencak silat dengan aliran Setia Hati.
Niat ini berasal dari latarbelakang keadaan saat itu yaitu ilmu pencak silat yang boleh mempelajarinya hanyal mereka yang memiliki status bangsawan seperti bupati, wedana atau masyarkat bangsawan yang memiliki gelar raden, sehingga Ki Hardjo Oetomo berniat agar ilmu pencak silat ini bisa menjadi pelajaran untuk rakyat jelata dan pejuang perintis kemerdekaan.
Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirjo setuju atas ide ini asalkan pusat pendidikan nanti harus memiliki nama yang berbeda.
Akhirnya mulailah berdiri SH PSC (Persaudaraan Setia Hati “Pemuda Sport Club”).
Kelak, pihak-pihak yang mendukung pemurnian aliran Setia Hati dan mengklaim sebagai penerus sah ajaran Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirjo ini tergabung dalam (SH Winongo).
Selain itu, adanya tempat latihan ini mendapat kecurigaan oleh Pemerintah Kolonial Belanda sebagai sarana untuk melawan pemerintah kolonial sehingga Ki Hardjo Oetomo tertangkap dan menjalani hukuman pembuangan Belanda Jember, Cipinang, dan Padangpanjang.
Sistem yang SH PSC gunakan ini adalah sistem paguron (perguruan) di mana guru berada pada tingkat tertinggi sebagai patron perguruan.
Sistem pendidikan inilah yang menjadi cikal bakal Persaudaraan Setia Hati Terate.
Ilmusetiahati.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tahun 2025 di Jambi menjadi sorotan publik, khususnya bagi
Read MoreIlmusetiahati.com – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ajaran luhur dan memperkuat eksistensi organisasi melalui pelaksanaan
Read MoreIlmusetiahati.com – Kejuaraan bergengsi dalam dunia persilatan nasional, Kejuaraan Pencak Silat PSHT MPR RI EBY 2025, telah resmi dibuka, menandai
Read MoreIlmusetiahati.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) akan digelar pada 16–18 Oktober 2025 di Jambi dengan
Read MoreIlmusetiahati.com – Rapat Kerja Nasional Persaudaraan Setia Hati Terate (Rakernas PSHT) tahun 2025 akan digelar di Jambi pada 16–18 Oktober
Read MoreIlmusetiahati.com – Siti Abidatul Hasanah, perempuan muda berusia 27 tahun dari Mojokerto, menjalani perjalanan spiritual luar biasa dengan berjalan kaki
Read MoreIlmusetiahati.com – Sidang lanjutan perkara kubu Mas Murjoko melawan Menteri Hukum dan HAM RI terkait badan hukum PSHT kembali digelar
Read MoreIlmusetiahati.com – Anak muda fenomenal Ryu Kintaro kini resmi bergabung dengan PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate). Kehadirannya di Ranting Cisauk
Read MoreIlmusetiahati.com – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memadati GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
Read MoreThere is no excerpt because this is a protected post.
Read More