Munas Persinas ASAD VI, Fokus pada Penguatan Organisasi dan Budaya
Ilmusetiahati.com –Munas Persinas ASAD (Musyawarah Nasional) ke-VI tahun 2026 sukses diselenggarakan dengan agenda utama pemilihan kepenguran baru serta peresmian fasilitas
Read MorePersaudaraan Setia Hati Terate (terkenal luas sebagai PSHT atau SH Terate) adalah organisasi olahraga yang diinisiasi oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo.
Pada tahun 1922 dan kemudian sepakat namanya menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate pada kongres pertamanya di Madiun pada tahun 1948.
PSHT merupakan organisasi pencak silat yang tergabung dan salah satu yang turut mendirikan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada tanggal 18 Mei 1948.
Saat ini PSHT memiliki sekitar 7 juta anggota, memiliki cabang di 236 kabupaten/kota Indonesia.
10 komisariat perguruan tinggi dan 10 komisariat luar negeri di Malaysia, Belanda, Rusia (Moskwa), Timor Leste, Hongkong, Korea Selatan, Jepang, Belgia, dan Prancis.
Pada tahun 1922, Ki Hadjar Hardjo Oetomo salah satu pengikut aliran pencak silat Setia Hati yang berasal dari Pilangbango, meminta izin kepada Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirjo untuk mendirikan pusat pendidikan pencak silat dengan aliran Setia Hati.
Niat ini berasal dari latarbelakang keadaan saat itu yaitu ilmu pencak silat yang boleh mempelajarinya hanyal mereka yang memiliki status bangsawan seperti bupati, wedana atau masyarkat bangsawan yang memiliki gelar raden, sehingga Ki Hardjo Oetomo berniat agar ilmu pencak silat ini bisa menjadi pelajaran untuk rakyat jelata dan pejuang perintis kemerdekaan.
Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirjo setuju atas ide ini asalkan pusat pendidikan nanti harus memiliki nama yang berbeda.
Akhirnya mulailah berdiri SH PSC (Persaudaraan Setia Hati “Pemuda Sport Club”).
Kelak, pihak-pihak yang mendukung pemurnian aliran Setia Hati dan mengklaim sebagai penerus sah ajaran Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirjo ini tergabung dalam (SH Winongo).
Selain itu, adanya tempat latihan ini mendapat kecurigaan oleh Pemerintah Kolonial Belanda sebagai sarana untuk melawan pemerintah kolonial sehingga Ki Hardjo Oetomo tertangkap dan menjalani hukuman pembuangan Belanda Jember, Cipinang, dan Padangpanjang.
Sistem yang SH PSC gunakan ini adalah sistem paguron (perguruan) di mana guru berada pada tingkat tertinggi sebagai patron perguruan.
Sistem pendidikan inilah yang menjadi cikal bakal Persaudaraan Setia Hati Terate.
Ilmusetiahati.com –Munas Persinas ASAD (Musyawarah Nasional) ke-VI tahun 2026 sukses diselenggarakan dengan agenda utama pemilihan kepenguran baru serta peresmian fasilitas
Read MoreIlmusetiahati.com – PSHT Divisi Parako Pasgat TNI AU kini secara resmi menjadi bagian dari penguatan mental dan fisik prajurit di
Read MoreIlmusetiahati.com -Jagat media sosi al baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah pernyataan kontroversial dari Mbah Gun, seorang sosok senior di lingkungan
Read MoreIlmusetiahati.com – (Persaudaraan Setia Hati Terate) PSHT di Bakamla RI kini resmi memiliki wadah organisasi yang sah melalui pengukuhan Komisariat
Read MoreIlmusetiahati.com – BRB Ponorogo kembali digelar sebagai agenda tahunan yang menyita perhatian publik melalui perpaduan nilai religius dan budaya. Pada
Read MoreIlmusetiahati.com – BRB 2025 menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Jawa Timur, khususnya di wilayah Ponorogo, menyusul ketidakjelasan izin operasional
Read MoreIlmusetiahati.com – Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun (PSHTPM) kirim bantuan kemanusiaan dalam skala besar untuk masyarakat yang terdampak bencana
Read MoreIlmusetiahati.com – Timnas pencak silat Indonesia kembali mengemban misi bersejarah di kancah Asia Tenggara, menargetkan predikat juara umum pada gelaran
Read MoreIlmusetiahati.com – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo bersiap menggelar acara akbar tahunan mereka, Bumi Reog Berdzikir (BRB) 2025,
Read MoreKata-kata mutiara Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) sering digunakan sebagai motivasi atau pembelajaran dalam menjalani proses kehidupan
Read More