Tak Diakui Koni Pusat , Ketua PSHTPM Turun Ke Jakarta

Tak Diakui Koni Pusat , Ketua PSHTPM Turun Ke Jakarta

Ilmusetiahati.com – Jajaran Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun (PSHTPM) menemui Ketua Umum Koni Pusat di jakarta, selasa (26/10/2021) untuk bahas polemik klaim kepengurusan PSHT Pusat.

Hadir mendampingi jajaran pengurus SH Terate Pusat antara lain, Ketua Dewan, Anggota Dewan, Dewan Pembina dan Bendahara Umum diterima langsung Ketua Umum KONI Marciano Norman.

Baca Juga : INKRACHT Putusan 1712 Tahun 2020, PARLUH PSHT Lima Tahun Sekali

Dalam Kesempatan itu, Pimpinan PSHTPM melaporkan tentang situasi menurut versi mereka terkait polemik kepengurusan PSHT. Pimpinan PSHTPM berharap KONI pusat melihat fakta-fakta yang ada dengan jernih

Dengan berdasarkan alasan tersebut mereka meminta keanggotaan Persaudaraan Setia Hati Terate di IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Pusat (PB IPSI), IPSI Provinsi, IPSI Kota / Kabupaten seluruh Indonesia adalah Persaudaraan SH Terate yang diketuai oleh Kubu PSHTPM Parluh 2017.

Perlu diketahui untuk saat ini  PSHT yang diakui oleh KONI Pusat dan Pengurus Besar IPSI hanyalah satu, yaitu PSHT dibawah kepemimpinan Dr. Ir. H. Muhammad Tauifiq, S.H, M.Sc.

PSHT dibawah kepemimpinan Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, S.H, M.Sc. berdasarkan fakta hukum mempunyai legalitas diantaranya :

  1. Akta Notarris PSHT No:10/29-Oktober-2016
  2. Pembatalan 13 Badan Hukum oleh PSHT No:619K/TUN/2018
  3. Keabsahan Adart Tahun 2016 No:1712K/PDT/2020
  4. Badan Hukum Yayasan SH Terate No:3588K/Pdt /2019
  5. Hak Cipta Nama Persaudaraan Setia Hati Terate No:IDM000142232
  6. Hak Merek Lambang PSHT No:IDM000866796 dan No:IDM000656329
  7. Hak Cipta : Buku Pedoman Jurus, Senam Dasar dan Pasangan Setia Hati Terate No:C00201103324
  8. Hak Cipta Mars Setia Hati Terate No:C00201104185
  9. Ubo Rampen & Pemeriksaan Ayam Jago No:EC00201991764.

Baca Juga : PSHT Kukuhkan 10 Cabang Se-Sumatra Selatan

Ketua KONI Pusat Marciano Norman akan memfasilitasi agar Jajaran Pengurus Persaudaraan SH Terate Pusat bisa bertemu langsung dengan Ketua Umum IPSI sehingga fakta-fakta yang ada tidak dikesampingkan.

“Saya akan bertemu langsung dengan Ketua Umum IPSI terkait ini. Saya kira semua harus patuh terhadap hukum. Fakta-fakta yang ada tidak boleh diabaikan, ” ucapnya.