T.O.T Beladiri Praktis PSHT Tingkat Nasional: Strategi Meningkatkan Kualitas Pelatih
Ilmusetiahati.com – Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) melalui Departemen Teknik Pencak Silat Beladiri Praktis menyelenggarakan Training of Trainer (T.O.T) Beladiri Praktis tingkat nasional di Gedung BLPT Yogyakarta pada 30–31 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan program resmi yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSHT, Muhammad Taufiq. Menurutnya, pelatihan ini adalah langkah strategis dalam mengembangkan kualitas anggota, khususnya para pelatih yang menjadi ujung tombak dalam transfer ilmu kepada siswa.
“Pelatihan ini merupakan laku dari ajaran Setia Hati Terate dalam Pencak Silat, khususnya untuk meningkatkan kualitas pelatih,” jelas Muhammad Taufiq (PSHT, 2025).
T.O.T Beladiri Praktis tidak hanya fokus pada teknik bela diri, tetapi juga pada disiplin, pembentukan karakter, serta kesiapan mental pelatih. Dengan adanya program ini, pelatih diharapkan mampu menyampaikan materi secara lebih baik, sistematis, dan sesuai dengan standar organisasi.
Baca Juga : Susunan Pengurus Pusat PSHTPM 2021-2026
Muhammad Taufiq menegaskan, setelah Parapatan Luhur 2026, pelatihan semacam ini akan digiatkan di tingkat pusat maupun daerah. Hal tersebut dirancang sebagai program rutin agar peningkatan kualitas pelatih bisa terus berkelanjutan.
“Setelah lima tahun ke depan, T.O.T akan menjadi kegiatan utama PP dan Pengda setempat, agar kualitas pelatih saat memberikan materi untuk siswa bisa lebih baik,” ujar Muhammad Taufiq.
Pelatihan ini melibatkan perwakilan dari berbagai provinsi di Pulau Jawa, meliputi:
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Jawa Barat
- DKI Jakarta
- Banten
Kehadiran peserta dari beragam wilayah ini menunjukkan bahwa beladiri praktis PSHT semakin berkembang secara nasional dan memiliki perhatian besar dalam mencetak pelatih berkompeten.
Sebagai pemateri utama, hadir dr. Kun Sri Wibowo, Ketua Pengurus Provinsi Jawa Tengah sekaligus sesepuh PSHT. Ia menjelaskan bahwa materi yang dibawakan dalam T.O.T ini merupakan hasil pengembangan dari Senam Dasar dan Jurus PSHT, namun dengan tambahan gerakan yang lebih taktis dan aplikatif.
“Materi yang saya beri pada T.O.T ini adalah hasil pengembangan dari Senam Dasar dan Jurus yang telah kita peroleh, namun dengan tambahan gerak yang lebih taktis,” terang dr. Kun (PSHT, 2025).
Selain itu, dr. Kun juga menekankan pentingnya mengulas kembali materi-materi dasar PSHT yang sering terabaikan, karena di dalamnya terdapat banyak manfaat untuk peningkatan kemampuan anggota.
Pelaksanaan T.O.T Beladiri Praktis ini memiliki arti penting bagi organisasi PSHT karena:
- Standarisasi kemampuan pelatih agar selaras dengan visi dan misi organisasi.
- Penguatan teknik beladiri praktis yang relevan dengan kebutuhan masa kini.
- Pengembangan kompetensi anggota dalam menghadapi berbagai situasi, baik dalam konteks olahraga maupun bela diri sehari-hari.
- Regenerasi kader pelatih sehingga keberlanjutan ilmu pencak silat Setia Hati Terate tetap terjaga.
Dengan terselenggaranya T.O.T Beladiri Praktis PSHT tingkat nasional, terlihat jelas bahwa organisasi ini terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pelatih. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pembekalan teknik, tetapi juga sebagai sarana memperkuat disiplin, mental, dan kesetiaan pada ajaran Setia Hati Terate.
Baca Juga : Bacaan Doa 103 Tahun PSHT 1 September 2025
Program T.O.T diharapkan menjadi agenda berkelanjutan, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar standar pembelajaran Pencak Silat Beladiri Praktis PSHT bisa semakin meningkat dan memberi kontribusi nyata dalam pengembangan pencak silat nasional.

