Berita Terkini

PB IPSI Bentuk Kepengurusan Baru 2026–2030, Sugiono Resmi Gantikan Prabowo

Ilmusetiahati.com , JAKARTAPB IPSI (Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia) resmi memulai babak baru kepemimpinan untuk masa bakti 2026–2030 setelah dilantik oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Dalam struktur kepengurusan anyar ini, Menteri Luar Negeri Sugiono resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum PB IPSI menggantikan Prabowo Subianto.

Baca Juga : Susunan Pengurus Pusat PSHT Tahun 2010

Pelantikan tersebut turut mengukuhkan posisi politikus Partai Gerindra sekaligus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai Ketua Harian PB IPSI, serta dihadiri oleh deretan pejabat tinggi negara seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Transisi kepemimpinan di tubuh organisasi induk pencak silat nasional ini menandai berakhirnya era kepemimpinan Prabowo Subianto yang telah mendedikasikan dirinya di PB IPSI selama 34 tahun. Mengutip data histori organisasi, Prabowo tercatat mengabdi sebagai Wakil Ketua Umum selama empat periode sebelum akhirnya memegang posisi Ketua Umum selama lima periode berturut-turut. Keputusan pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi oleh Prabowo pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada 11 April 2026. Berdasarkan rilis resmi Antara yang dilansir media nasional, Prabowo mengungkapkan alasannya mundur karena harus fokus menjalankan tugas-tugas kebangsaan serta memberikan kesempatan bagi generasi penerus untuk memimpin organisasi.

Dalam sambutan resminya usai dilantik, Sugiono menegaskan bahwa kepengurusan PB IPSI periode 2026–2030 memikul amanah besar untuk melanjutkan fondasi kokoh yang telah dibangun selama puluhan tahun. Dilansir dari laporan Kompas.com edisi 6 September 2026, Sugiono mengutip lirik lagu kebangsaan “Indonesia Raya” terkait pentingnya membangun jiwa dan badan bangsa. Mengutip dari pernyataan resminya, Sugiono menyampaikan, “Menurut saya, tidak berlebihan jika saya sampaikan pencak silat adalah media untuk membangun jiwa, badan seluruh rakyat Indonesia untuk kejayaan Indonesia Raya.” Ia menambahkan bahwa kepengurusan baru PB IPSI tidak hanya bertugas mempertahankan capaian prestasi yang ada, tetapi juga menjalankan misi besar menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui pembinaan olahraga dan kelestarian budaya.

Salah satu target utama yang diusung oleh kepengurusan PB IPSI di bawah kepemimpinan Sugiono adalah membawa cabang olahraga pencak silat agar dapat dipertandingkan dalam ajang olahraga tertinggi di dunia, yakni Olimpiade. Untuk mencapai target strategis tersebut, PB IPSI memerlukan konsolidasi dan kerja sama lintas sektor yang mencakup pemerintah, pemangku kepentingan olahraga, hingga berbagai perguruan pencak silat di seluruh Indonesia. Mengutip dari pidato pelantikannya, Sugiono menyatakan, “Kerja sama dari semua unsur, kerja sama dari semua pimpinan, kerja sama dari seluruh masyarakat pencak silat, sangat-sangat-sangat kita butuhkan.” Langkah memperjuangkan pencak silat ke Olimpiade ini sekaligus merespons harapan Prabowo Subianto yang sebelumnya menyampaikan permohonan maaf saat pamit karena pencak silat belum berhasil masuk ke dalam kalender resmi Olimpiade.

Guna memperkuat tata kelola dan operasional organisasi, PB IPSI masa bakti 2026–2030 merangkul berbagai unsur elemen pencak silat nasional. Salah satu bentuk representasi tersebut terlihat dari masuknya 27 kader terbaik dari organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ke dalam susunan kepengurusan pusat. Dilansir dari publikasi resmi PSHT tertanggal 6 September 2026, Ketua Umum PSHT Dr. Ir. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc. mengemban jabatan sebagai anggota Dewan Pembina PB IPSI. Selain itu, sejumlah tokoh strategis lainnya juga menempati posisi kunci, di antaranya Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar, Irgen Pol. Drs. Nunung Syaifuddin sebagai Wakil Ketua Umum II, serta Sunarno, S.H., M.M. yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal I.

Keterlibatan kader perguruan dalam struktur PB IPSI diproyeksikan untuk mengisi berbagai divisi dan bidang operasional penting. Berdasarkan rilis data kepengurusan, sebanyak 27 personel terbagi ke dalam divisi strategis meliputi Lembaga Pelatih, Lembaga Wasit Juri, Komisi Hukum, Bidang Penelitian dan Pengembangan, Bidang Promosi dan Pemasaran, hingga Bidang Sertifikasi dan Standardisasi. Mengutip dari pernyataan Dr. Ir. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc., pendelegasian kader dalam struktur PB IPSI bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola olahraga pencak silat baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga : Daftar 27 Kader PSHT Terbaik Masuk Kepengurusan PB IPSI 2026-2030

Secara rinci, daftar 27 kader PSHT yang resmi mengabdi dalam kepengurusan PB IPSI periode 2026–2030 dilansir dari dokumen resmi publikasi kegiatan pusat meliputi:

  1. Dr. Ir. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc. — Dewan Pembina

  2. Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) — Wakil Ketua Dewan Pakar

  3. Irjen Pol. Drs. Nunung Syaifuddin, M.M. — Wakil Ketua Umum II

  4. Sunarno, S.H., M.M. — Wakil Sekretaris Jenderal I

  5. Zulaikha Nur Khasanah — Anggota Bidang Organisasi

  6. Irul Trishima Atias, S.Or., AIFO-P — Anggota Bidang Kemitraan Antar Lembaga

  7. Dr. Ir. Gatot Kustyadji, S.E., M.Si., IPU — Anggota Bidang Perencanaan Usaha

  8. Wury Febrianingrum Suyono, S.I.Kom., MAP., QRMA — Anggota Bidang Promosi dan Pemasaran

  9. Yohanes Iwan — Anggota Bidang Promosi dan Pemasaran

  10. Edi Suhartono — Anggota Lembaga Pelatih

  11. Suhud, S.Pd. — Anggota Lembaga Pelatih

  12. Muhammad Soleh, S.Pd. — Anggota Lembaga Wasit Juri

  13. Pudji Dwi Riyanti, S.Pd. — Anggota Lembaga Wasit Juri

  14. Dr. (c) Runik Irwanto — Wakil Ketua Komisi Hukum

  15. Dr. Wahyu Sandhya, S.H., M.H. — Anggota Komisi Hukum

  16. Dr. Samsul Hidayat, S.H., M.H. — Anggota Komisi Hukum

  17. Ujang Wartono, S.H., M.H. — Anggota Komisi Hukum

  18. Agus Saeful Rohman, S.Pd. — Anggota Bidang Seni dan Budaya

  19. Suharti — Ketua Lembaga Pelatih dan Juri Festival

  20. M. Agus Subagyo, S.H. — Anggota Bidang Mental Spiritual

  21. Muhammad Tohir, S.Pd., M.M. — Anggota Bidang Mental Spiritual

  22. Eka Ardiana, S.Or., M.Pd. — Anggota Bidang Pemberdayaan Perempuan

  23. Drs. Adji Antoko — Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan

  24. Prof. Dr. Awan Hariano, S.Pd., M.Or. — Anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan

  25. Fahmi Wardi — Wakil Ketua Bidang Sertifikasi dan Standardisasi

  26. Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Puja Laksana, S.H., M.Si. — Anggota Komisi Bela Negara

  27. Oktaviana Nur Ajid, S.Pd., M.Pd. — Bidang Bimbingan Teknis (Bimtek)

Tantangan kepengurusan PB IPSI ke depan tidak hanya terbatas pada agenda internasional, tetapi juga persiapan menghadapi agenda kejuaraan multi-event regional seperti Asian Games dan SEA Games. Penyelenggaraan ekosistem kompetisi yang terstruktur serta penyesuaian aturan pertandingan berstandar internasional menjadi fokus krusial agar representasi pencak silat Indonesia semakin solid di kancah global. Dengan kombinasi jajaran pejabat pemerintahan, tokoh militer dan kepolisian, serta praktisi senior perguruan, PB IPSI optimistis mampu membawa olahraga beladiri warisan tradisi Nusantara ini menjadi kekuatan olahraga dunia.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Siapa Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030?

Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030 adalah Sugiono, yang dilantik menggantikan Prabowo Subianto.

2. Siapa yang menjabat sebagai Ketua Harian PB IPSI yang baru?

Jabatan Ketua Harian PB IPSI periode 2026–2030 diampu oleh Edhy Prabowo.

3. Berapa lama Prabowo Subianto menjabat di PB IPSI sebelum mengundurkan diri?

Prabowo Subianto mengabdi di PB IPSI selama 34 tahun, terdiri dari empat periode sebagai Wakil Ketua Umum dan lima periode sebagai Ketua Umum.

4. Kapan dan di mana pelantikan pengurus PB IPSI 2026–2030 dilaksanakan?

Pelantikan dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

5. Apa target utama PB IPSI di kancah internasional untuk periode kepengurusan ini?

Target utama PB IPSI adalah mengembangkan prestasi pencak silat global serta memperjuangkan pencak silat agar dapat dipertandingkan di ajang Olimpiade.(muji)

Rizkia Putra

Saya ada seorang jurnalis berpengalaman dalam bidang media dan SEO selama 5 tahun