Berita Terkini

Waketum PSHT : Padepokan Madiun Milik Bersama, Tak Ada yang diusir Saat Eksekusi Sita

Ilmusetiahati.com – Proses eksekusi sita Padepokan Agung Madiun oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di bawah kepemimpinan Dr. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc., kini tinggal menghitung hari. Di tengah dinamika hukum yang berjalan, unsur perdamaian dan semangat persaudaraan mulai digaungkan oleh para tokoh senior.

Legalitas Hukum vs Realita di Lapangan

Menanggapi rencana eksekusi tersebut, Dr. Maryano, S.H., M.H., C.N., memberikan pandangannya. Ia menyatakan bahwa meskipun pihak PSHT pimpinan Dr. Muhammad Taufiq memiliki bukti sertifikat tanah dan domisili yang sah serta otentik secara hukum, hal tersebut tidak serta-merta menjadi alasan mutlak untuk bertindak sepihak.

Baca Juga : Ketua LHA PSHTPM: Eksekusi Padepokan Agung Madiun Tinggal Menunggu Waktu

Menurut Maryano, pihak PSHT tidak bisa serta-merta mengusir kelompok PSHT Pusat Madiun (PSHTPM) kubu Drs. R. Murjoko HW secara semena-mena. Riwayat dan nilai historis tempat tersebut tetap harus dihormati.

Respon Bijak Wakil Ketua Umum PSHT: “Milik Bersama”

Melihat situasi yang sempat memanas, Wakil Ketua Umum PSHT, Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.IP., S.Sos., M.Tr. (Han)., memberikan tanggapan yang menyejukkan. Dengan sikap santun khas warga Setia Hati, beliau menekankan pentingnya esensi dasar dari organisasi ini, yaitu Persaudaraan.

“Pada dasarnya Padepokan Madiun itu adalah milik kita bersama. Kita ini siapa? Di sini banyak warga senior yang disahkan sebelum tahun 2016 dan tidak ada yang mengusir. Mari sama-sama kita tempati bersama untuk kemajuan PSHT,” ujar Mayjen TNI Totok Imam Santoso.

Komitmen Maju Bersama Demi PSHT

Pernyataan dari Wakil Ketua Umum ini menegaskan komitmen bahwa eksekusi hukum bukanlah ajang untuk memecah belah, melainkan momentum untuk kembali bersatu.

  • Tidak Ada Pengusiran: Pihak PSHT menegaskan tidak ada niat untuk mengusir saudara seaguru.

  • Fokus Kemajuan Organisasi: Padepokan Agung Madiun diharapkan tetap menjadi pusat spiritual dan kebudayaan yang dinikmati oleh seluruh warga PSHT, tanpa memandang kubu atau dinamika politik organisasi yang sempat terjadi.

Baca Juga : Profil Ketua Umum PSHT Muhammad Taufiq

Dengan mengedepankan dialog dan hati yang bersih, diharapkan aset bersejarah ini dapat dikelola bersama demi kejayaan PSHT di masa depan.(rizki)

Rizkia Putra

Saya ada seorang jurnalis berpengalaman dalam bidang media dan SEO selama 5 tahun