Berita TerkiniTerpopuler

NGGILANI! Pentolan PSHTPM Temui Jokowi, Tawarkan Jadi Dewan Pembina?

Ilmusetiahati.comPSHTPM Temui Jokowi di kediaman pribadinya yang berlokasi di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah. Pertemuan silaturahmi yang berlangsung pada Senin siang, 14 September 2026 tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun (PSHTPM), termasuk pentolan PSHTPM R. Moerdjoko, guna mendiskusikan perjalanan organisasi serta dinamika terkini.

Langkah silaturahmi ini menarik perhatian publik karena mempertemukan jajaran pimpinan perguruan pencak silat berskala nasional tersebut dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, pascapurna tugas. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan wartawan Espos.id, Kurniawan, yang diterbitkan pada Selasa, 15 September 2026 pukul 08:20 WIB, pertemuan tersebut berlangsung hangat dan diisi dengan dialog mengenai proyeksi organisasi ke depan.

Baca Juga : BREAKING: Haki Kelas 41 Resmi Milik PSHT, Kemenkumham Gugurkan Klaim Perorangan

Daftar Petinggi PSHTPM dan Tokoh yang Hadir dalam Pertemuan di Solo

Dalam kunjungan tersebut, rombongan pengurus PSHTPM tampil mengenakan kemeja batik rapi tanpa seragam sakral khusus perguruan. Pentolan PSHTPM R. Moerdjoko hadir didampingi oleh jajaran pejabat teras organisasi dari tingkat dewan pusat hingga pengurus daerah.

Sebagaimana dilansir dari data liputan Espos.id pada 15 September 2026, jajaran petinggi PSHTPM yang hadir mencakup:

  • Issoebijantoro: Ketua Dewan Pusat PSHTPM.

  • Andreas Eka Sakti: Ketua Dewan Jawa Tengah sekaligus Pengurus Dewan Pusat PSHTPM.

  • Herman: Bendahara Umum PSHTPM.

  • Maryono: Ketua Lembaga Hukum dan Advokasi Pusat PSHTPM.

  • Sapto Yohanes: Ketua PSHTPM Jawa Tengah.

  • Sulistiono: Ketua PSHTPM Cabang Semarang yang juga menjabat Pengurus Pusat.

  • Fauzum: Perwakilan Wilayah Pusat (Perwapus) Jawa Tengah.

Selain jajaran internal perguruan, rombongan juga didampingi oleh sejumlah tokoh masyarakat dan politisi lokal Kota Surakarta. Mengutip pemberitahuan resmi dari sumber lapangan pada Senin, 14 September 2026, hadir pula Poernomo Warasto yang merupakan suami dari Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, serta 2 eks legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), yakni Wawanto dan Dyah Retno Pratiwi.

Maksud Silaturahmi dan Pertemuan Antara PSHTPM dan Jokowi

Pertemuan ini diarahkan sebagai sarana menjaga komunikasi serta mempererat hubungan kekeluargaan yang telah dibangun sejak lama. Pentolan PSHTPM R. Moerdjoko menjelaskan bahwa silaturahmi ini merupakan agenda rutin yang biasa dilakukan sejak Joko Widodo masih aktif menjabat di pemerintahan.

“Ya kita hanya silaturahmi saja dengan beliau, karena dulu waktu masih menjabat pun kita sudah sering bersilaturahmi,” ujar R. Moerdjoko saat memberikan keterangan seusai kegiatan pada Senin, 14 September 2026. Lebih lanjut, ia mengutarakan harapannya agar sinergi ini berlanjut. “Ya semoga hubungan yang sudah ada ini bisa tetap terjalin dengan baik,” tambah Moerdjoko.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Lembaga Hukum dan Advokasi Pusat PSHTPM, Maryono. Mengutip pernyataan resmi Maryono yang dirilis media lokal pada 15 September 2026, proses audiensi ini membutuhkan waktu dan penyesuaian jadwal.

“Kita dalam rangka silaturahmi dengan beliau, bukti bahwa kita mencintai beliau, bukti bahwa kita meminta waktu. Ini juga tidak mudah, meminta waktu untuk bisa bertemu, dan alhamdulillah beliau bisa menerima kami,” jelas Maryono.

Perkembangan Anggota dan Isu Organisasi

Selain silaturahmi formal, diskusi mendalam mengenai tata kelola dan masa depan perguruan turut menjadi agenda utama pertemuan. Pihak LHA PSHTPM menyampaikan laporan perkembangan organisasi serta meminta saran strategis dari Presiden ke-7 RI.

Sebagaimana dikutip dari laporan berita tertulis Espos.id pada Selasa, 15 September 2026, Maryono menegaskan bahwa dinamika internal serta pertumbuhan jumlah anggota menjadi fokus penyampaian.

“Ada beberapa hal yang notabene di kala waktu beliau di dalam perjalanan tahun 2014, 2019, kita juga salah satu pendukung beliau. Dan kita memang minta sesuatu gambaran tentang apa yang terjadi pada organisasi kami, dan bagaimana untuk menyikapi ke depannya,” terang Maryono.

Terkait respons yang diberikan oleh Joko Widodo, Maryono tidak merinci instruksi khusus secara teknis, namun menggarisbawahi sikap positif tuan rumah.

“Beliau cukup memberikan, karena ini ada sesuatu terima kasih kepada kita telah datang, dan beliau dengan senyuman beliau, ya nanti kita lihat dalam perjalanannya seperti apa. Jadi arahan beliau begitu, dengan senyuman beliau itu saja yang kita bisa terima dengan keindahannya,” tutur Maryono.

Rekam Jejak Historis Dukungan Politik dan Proyeksi Hubungan ke Depan

Hubungan antara PSHTPM dan Joko Widodo memiliki landasan historis dalam perjalanan politik nasional, khususnya pada Pemilu Presiden (Pilpres) tahun 2014 dan tahun 2019. Dalam rentang periode tersebut, elemen perguruan menjadi bagian dari basis pendukung gerakan politik beliau.

Merujuk pada wawancara yang dimuat pada 15 September 2026, saat dikonfirmasi mengenai potensi dukungan terhadap agenda politik atau langkah Joko Widodo selanjutnya, pihak PSHTPM memberikan jawaban diplomatis.

“Kita lihat perjalanannya. Saat ini beliau menerima pengaduan kami, menerima tentang hal-hal yang menjadi concern beliau, bahwa kita nanti ini akan direnungkan beliau juga seperti apa. Dan kita memang bagian dari beliau ke depannya. Arahnya ke sana,” ungkap Maryono.

Analisis Konteks Legalitas dan Sejarah Perkembangan PSHTPM

Sebagai wawasan pelengkap bagi pembaca, dinamika kepengurusan dan legalitas organisasi perguruan pencak silat PSHT merupakan subjek hukum yang cukup kompleks di Indonesia. Berdasarkan data rekam sejarah dan dokumen hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, pembagian struktur serta legalitas badan hukum perguruan telah melewati berbagai tahapan persidangan di Mahkamah Agung (MA).

Kehadiran jajaran pengurus PSHT Pusat Madiun (PSHTPM) dalam beraudiensi dengan tokoh-tokoh nasional menegaskan komitmen perguruan dalam menjaga stabilitas Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di berbagai daerah, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan anggota yang tersebar di ratusan cabang kabupaten/kota serta perwakilan luar negeri, komunikasi dengan jajaran pimpinan negara dan purnawirawan pejabat tinggi menjadi modal sosial untuk keberlanjutan pembinaan karakter pemuda melalui olahraga bela diri pencak silat.

Baca Juga : Susunan Pengurus Pusat PSHT Tahun 2010

Aksi saat PSHTPM Temui Jokowi di kediaman Sumber, Solo, menandai komitmen silaturahmi yang berkelanjutan antara perguruan pencak silat historis ini dengan tokoh nasional. Pertemuan yang dihadiri oleh 8 petinggi pusat dan daerah serta 3 tokoh pendamping tersebut menjadi ruang dialog mengenai arah perkembangan organisasi, penataan internal, serta komitmen menjaga keharmonisan di masyarakat. Ke depan, implementasi dari hasil diskusi dan arahan dalam pertemuan ini akan menjadi perhatian utama bagi seluruh anggota dan pengurus dalam menjalankan roda organisasi.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Kapan dan di mana kegiatan PSHTPM temui Jokowi berlangsung?

Pertemuan berlangsung pada hari Senin, 14 September 2026 siang, bertempat di kediaman pribadi Joko Widodo di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

2. Siapa saja tokoh penting PSHTPM yang hadir dalam pertemuan tersebut?

Rombongan dipimpin oleh pentolan PSHTPM R. Moerdjoko. Hadir pula Ketua Dewan Pusat Issoebijantoro, Ketua Dewan Jateng Andreas Eka Sakti, Bendahara Umum Herman, Ketua LHA Pusat Maryono, Ketua Jateng Sapto Yohanes, Ketua Cabang Semarang Sulistiono, serta Perwapus Jateng Fauzum.

3. Siapa tokoh pendamping yang ikut serta dalam rombongan PSHTPM?

Rombongan didampingi oleh Poernomo Warasto (suami Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani) serta 2 mantan anggota DPRD Solo dari PDI Perjuangan, yakni Wawanto dan Dyah Retno Pratiwi.

4. Apa agenda utama dalam pertemuan antara pengurus PSHTPM dan Jokowi?

Agenda utama adalah silaturahmi, menyampaikan perkembangan jumlah anggota dan perjalanan organisasi, serta meminta arahan strategis dari Joko Widodo terkait dinamika dan arah PSHTPM ke depan.

5. Bagaimana rekam jejak hubungan antara PSHTPM dan Jokowi?

Hubungan telah terjalin lama. PSHTPM mencatatkan sejarah sebagai salah satu elemen pendukung Joko Widodo pada agenda politik kontestasi Pilpres tahun 2014 dan tahun 2019.(ikrar)

Rizkia Putra

Saya ada seorang jurnalis berpengalaman dalam bidang media dan SEO selama 5 tahun