Arsip Tag: SH Terate Gresik

PSHT Bedah Rumah Cicit Sang Pendiri, Berikut Pesan Ketua Umum Muhammad Taufiq

Ilmusetiahati.com – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali memperlihatkan komitmennya dalam membangun solidaritas sosial. Bersama Korlap, Relawan Terate Peduli, Forum Tingkat II PSHT Nusantara, LKBH PSHT, dan Pengprov PSHT Jawa Timur, mereka bergotong royong dalam proyek bedah rumah yang sangat istimewa. Proyek ini berfokus pada pemugaran rumah Mas Tanu Wijaya Hidayat, seorang keturunan atau cicit dari pendiri PSHT, Ki Hadjar Hardjo Utomo.

Ketua Umum PSHT, Kangmas Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, SH. M.Sc, menyambut baik inisiatif ini yang sebelumnya telah menjadi keinginan banyak anggota PSHT. Pelaksanaannya telah dimulai, dan Kangmas Taufiq merasa sangat bersyukur akan kesempatan ini.

“Alhamdulillah, kami mendapat kesempatan ini, amanah dari seluruh anggota PSHT untuk membantu Mas Tanu telah dimulai dan sedang dilaksanakan. Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat,” ungkapnya.

Proyek ini dikoordinir oleh Mas Asrori, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Pembangunan. Kegiatan ini berlangsung di rumah Mas Tanu yang terletak di Perum Persada Hijau Blok L9 No. 47, Kelurahan Benjeng, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Minggu (05/11/2023).

Baca Juga : 6 Pelaku Penyerangan PSHT Mojokerto ditangkap, Pelaku Aniaya Siswa Hingga Meninggal

Rencananya, pemugaran bangunan ini akan mencapai tingkat pengerjaan sekitar 80%. Estimasi biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah. Sebagai persiapan, Mas Tanu telah dipindahkan ke sebuah kontrakan sementara, dan pekerjaan pemugaran akan dimulai pada pagi hari.

Menurut informasi dari pihak yang terlibat dalam proyek ini, Kangmas Fendi Sugiarto bertindak sebagai koordinator Relawan Terate Peduli.

“Alhamdulillah, sejak kemarin Mas Tanu sudah ditempatkan di kontrakan untuk satu bulan ke depan. Pagi ini, kami telah melakukan pengosongan rumah dan memulai pembongkaran bagian-bagian yang akan direnovasi,” ujar Kangmas Fendi.

“Proyek pemugaran meliputi perbaikan bagian atap rumah, kusen pintu dan jendela, kamar mandi, lantai rumah, serta teras. Semua akan kami kerjakan dengan sungguh-sungguh,” tambah Kangmas Fendi.

Sementara itu, Kangmas Agung Handaryanto yang berada di lokasi proyek ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari warga PSHT dari cabang-cabang sekitar, termasuk cabang Surabaya, cabang Gresik, dan cabang Sidoarjo.

Baca Juga : Sejarah Pamter atau Paspamter PSHT

Ia juga berharap, dengan semangat gotong royong dan kerjasama yang solid, proyek pemugaran ini dapat selesai dengan cepat. Sehingga Mas Tanu dapat segera kembali dan menikmati rumah yang telah dipulihkan sepenuhnya. Gotong royong dan kerjasama adalah kunci utama yang memungkinkan PSHT untuk terus menjalankan misinya dalam mewujudkan kesejahteraan dan persaudaraan di masyarakat.

Semoga proyek ini menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat lainnya dan berdampak positif bagi Mas Tanu dan keluarganya.

Ngamuk! Massa Pesilat Gresik Buat Onar di Polsek dan Rumah Sakit

Ngamuk! Massa Pesilat Gresik Buat Onar di Polsek dan Rumah Sakit

Ilmusetiahati.com – Ratusan massa pesilat Gresik menyerbu Polsek Balongpanggang dan menimbulkan keonaran. Beberapa warga yang melintas di jalan juga menjadi korban serangan para pesilat tersebut.

 Informasi dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, bahwa terjadi kerusuhan yang melibatkan beberapa pesilat Gresik di RS Walisongo, Jalan Balongpanggang-Mojokerto, Gresik. Namun, hingga saat ini belum ada informasi pasti mengenai penyebab kerusuhan tersebut.

Baca Juga : Kapolda Jatim: Wajib Contoh Pencak Silat Magetan, Potensi Konflik Terendah Pencetak Pendekar Terbanyak

PU, salah satu keluarga pasien di RS Walisongo, mengatakan bahwa informasinya adalah para pesilat akan menggelar aksi demo di Polsek Balongpanggang. Namun, yang terjadi justru kerusuhan di rumah sakit. PU juga tidak mengetahui pasti penyebab kerusuhan tersebut, karena ia hanya sedang menunggu saudaranya yang sedang sakit di dalam rumah sakit.

PU mengecam tindakan pesilat Gresik yang mengadakan kerusuhan di rumah sakit. Menurutnya, rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang tenang untuk mempercepat penyembuhan pasien, bukan malah menjadi gaduh akibat ulah para pesilat.

Tidak hanya itu, kerusuhan juga terjadi di Jalan Pacuh yang berada dekat dengan Polsek Balongpanggang. Beberapa pengendara yang tidak mengetahui apa yang terjadi menjadi sasaran kemarahan para pesilat.

Beredar pula video korban pemukulan yang dilakukan oleh para pesilat. Dalam video tersebut, terlihat dua pria yang mengalami luka di kepala akibat pemukulan tersebut. Video tersebut juga menyebar di grup WhatsApp.

Baca Juga : Benarkah Ki Hadjar Hardjo Oetomo Tidak Punya Cucu ?

Kedua korban dipukul karena dianggap menghalangi konvoi pesilat Gresik yang hendak demo ke Polsek Balongpanggang.

SE, seorang warga Surabaya, adalah salah satu orang yang terjebak di tengah-tengah massa pesilat Gresik. Ia mengaku masih takut untuk pulang ke Surabaya karena situasi di Balongpanggang masih mencekam.

Kasat Reskrim Polres Gresik, Iptu Aldhino Prima Wildan, mengaku masih belum mendapat informasi mengenai kerusuhan yang terjadi di rumah sakit. Namun, situasi di depan Polsek Balongpanggang saat ini masih kondusif.