Arsip Tag: parluh psht

Parluh 2021 Berakhir , Muhammad Taufiq Terpilih Ketua Umum PSHT

Parluh 2021 Berakhir , Muhammad Taufiq Terpilih Ketua Umum PSHT

Ilmusetiahati.com – Parapatan Luhur ( Musyawarah Besar) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) telah ditutup oleh Ketua Pimpinan Sidang Ir. Edi Leksono, Jumat (29/10/2021) pukul 17.00 WIB bertempat di Padepokan Magetan Jln.Raya Magetan – Madiun (Km.5), Penutupan dilakukan seiring telah dikukuhkannya ketua Majelis Luhur, Majelis Ajaran dan terpilihnya Ketua Umum.

Baca Juga : Rakor Persiapan Parapatan Luhur PSHT Tahun 2021 di Padepokan PSHT Cabang Magetan

Parapatan Luhur PSHT dihadiri oleh Pembina Panitia Parluh PSHT Sujimun, Rebi, Supramono dan anggota lainnya Ir. H Muhammad Taufikq, H. Sujatno, Ketua dan Dewan Pusat PSHT Cab. Magetan, Ketua Perwakilan Pusat PSHT dari 29 Provinsi di Indonesia dan Para Pengurus Cabang dan komisariat PSHT dari seluruh Indonesia dan dunia yang bergabung melalui zoom meeting.

Parapatan Luhur 2021 awalnya dibuka oleh Ketua Umum PSHT dan Majelis Luhur periode sebelumnya untuk membentuk pimpinan sidang Parapatan Luhur 2021 yang akan bertugas mempimpin persidangan dan jalannya acara.

Pimpinan sidang Ir. Edi Leksono dengan Sekretaris Eni Sri Rahayuningsih beserta anggotanya Hendra W Saputro, H. Ismarnotho Ismail dan Sigit Nurfianto melanjutkan Parapatan Luhur 2021 dengan agenda Meminta Laporan Pertanggung jawaban Ketua Umum PSHT periode 2016 – 2021, Sidang pleno komisi-komisi, Pembahasan dan Pengesahan AD/ART PSHT 2021, Pemilihan Majelis Luhur, Ketua Umum, dan Majelis Ajar dan Evaluasi dan koordinasi antara Ketua Umum PSHT terpilih dengan perwakilan PSHT ditingkat provinsi dan cabang.

Puncak hasil dari Parapatan Luhur (PARLUH) telah terpilih Ketua Majelis Luhur Ir. Edy Asmanto, Ketua Umum PSHT Dr. Ir. H Muhammad Taufik, S.H. M.Sc dan Ketua Majelis Ajaran Ir. H. RB Wiyono.

Baca Juga : Tak Diakui Koni Pusat , Ketua PSHTPM Turun Ke Jakarta

Pelaksanaan acara tersebut tentu saja menggunakan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat. Dengan dilaksanakan Parluh PSHT Cab.Magetan tahun 2021 diharapkan biar menjadi solusi terbaik dalam penyelesaian masalah organisasi guna menjaga ajaran, tradisi dan aturan, demi tetap tegaknya panji-panji Setia Hati Terate.

Bahwa Parluh PSHT Cab. Magetan tahun 2021 sebagai bentuk pelaksanaan kedaulatan tertinggi organisasi untuk menetapkan kepengurusan baru, termasuk ketua umum yang dapat mengambil sikap terhadap perkembangan organisasi saat ini yang berpotensi terjadinya kesenjangan rasa persaudaraan serta kurang kondusifnya pelaksanaan organisasi dari tingkat pusat sampai tingkat Rayon.

“Ucapan terima kepada semua peserta Parluh yang telah dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Majelis Luhur PSHT Pusat Cabang Magetan. Marilah kita bersama – sama saudara PSHT berjuang membawa PSHT kedepan agar lebih baik bersatu tidak ada permasalahan antar organisasi dan semoga kegiatan Parluh ini bermanfaat dan amanah bagi kita,” jelas Ketua Majelis Luhur (Ir. Edy Asmanto).

Pernyataan Penutup kegiatan Parapatan Luhur PSHT tahun 2021 oleh Ketua Majelis Luhur yang intinya dengan mengucap puji syukur Allah SWT, kegiatan Parapat Luhur PSHT tahun 2021 dinyatakan di tutup.

Rakor Persiapan Parapatan Luhur PSHT Tahun 2021 di Padepokan PSHT Cabang Magetan

Rakor Persiapan Parapatan Luhur PSHT Tahun 2021 di Padepokan PSHT Cabang Magetan

Ilmusetiahati.com – Polres Magetan menggelar Rapat Koordinasi Antisipasi Kegiatan Parapatan Luhur PSHT Tahun 2021 di Padepokan PSHT Cabang Magetan, bertempat di Ruang Pesat Gatra Polres Magetan, Rabu petang (27/10/2021).

Pelaksanaan Parluh PSHT P-16 akan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2021 di Padepokan PSHT Cabang Magetan. Disampaikan oleh Kapolres Magetan, dalam pelaksanaan Parluh diharapkan panitia pelaksana serta para warga PSHT ikut menjaga situasi di Kabupaten Magetan agar tetap aman dan kondusif, mengingat Kab. Magetan saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19 PPKM Level 3.

Baca Juga : Tak Diakui Koni Pusat , Ketua PSHTPM Turun Ke Jakarta

Bupati Suprawoto yang turut hadir dalam acara tsb memberikan arahan bahwa pertemuan ini adalah pertemuan yang sangat mulia. Parapatan Luhur tentunya punya tujuan yang luhur. Bupati berpesan pada teman-teman dari PSHT yang akan melakukan Parapatan Luhur agar menjaga situasi dengan baik. ” Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, dimohon menjaga dengan baik institusi kita, jaga baik Magetan kita. Kami yakin nilai persaudaraan di wilayah Magetan sangat erat, maka mari bersama menjaga agar situasi dalam pelaksanaan Parluh tetap aman dan kondusif ” terang beliau.

Adapun prediksi kerawanan parluh PSHT tahun 2021 yang harus diantisipasi pada 3 momen krusial yaitu Pra Parluh, Pelaksanaan Parluh dan Pasca Parluh.

Baca Juga : Pesilat PSHT Jakarta Puspa Arumsari Raih Medali Emas di PON Papua

Sementara penekanan dari Dir Intelkam Polda Jatim, bahwa dalam pelaksanaan Parluh tidak boleh adanya mobilitas massa.

Serta menerapkan prokes ketat dalam pelaksanaan Parluh guna mencegah penyebaran covid-19

(Prokopim/edh/dok.Be/KD1).

Tak Diakui Koni Pusat , Ketua PSHTPM Turun Ke Jakarta

Tak Diakui Koni Pusat , Ketua PSHTPM Turun Ke Jakarta

Ilmusetiahati.com – Jajaran Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun (PSHTPM) menemui Ketua Umum Koni Pusat di jakarta, selasa (26/10/2021) untuk bahas polemik klaim kepengurusan PSHT Pusat.

Hadir mendampingi jajaran pengurus SH Terate Pusat antara lain, Ketua Dewan, Anggota Dewan, Dewan Pembina dan Bendahara Umum diterima langsung Ketua Umum KONI Marciano Norman.

Baca Juga : INKRACHT Putusan 1712 Tahun 2020, PARLUH PSHT Lima Tahun Sekali

Dalam Kesempatan itu, Pimpinan PSHTPM melaporkan tentang situasi menurut versi mereka terkait polemik kepengurusan PSHT. Pimpinan PSHTPM berharap KONI pusat melihat fakta-fakta yang ada dengan jernih

Dengan berdasarkan alasan tersebut mereka meminta keanggotaan Persaudaraan Setia Hati Terate di IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Pusat (PB IPSI), IPSI Provinsi, IPSI Kota / Kabupaten seluruh Indonesia adalah Persaudaraan SH Terate yang diketuai oleh Kubu PSHTPM Parluh 2017.

Perlu diketahui untuk saat ini  PSHT yang diakui oleh KONI Pusat dan Pengurus Besar IPSI hanyalah satu, yaitu PSHT dibawah kepemimpinan Dr. Ir. H. Muhammad Tauifiq, S.H, M.Sc.

PSHT dibawah kepemimpinan Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, S.H, M.Sc. berdasarkan fakta hukum mempunyai legalitas diantaranya :

  1. Akta Notarris PSHT No:10/29-Oktober-2016
  2. Pembatalan 13 Badan Hukum oleh PSHT No:619K/TUN/2018
  3. Keabsahan Adart Tahun 2016 No:1712K/PDT/2020
  4. Badan Hukum Yayasan SH Terate No:3588K/Pdt /2019
  5. Hak Cipta Nama Persaudaraan Setia Hati Terate No:IDM000142232
  6. Hak Merek Lambang PSHT No:IDM000866796 dan No:IDM000656329
  7. Hak Cipta : Buku Pedoman Jurus, Senam Dasar dan Pasangan Setia Hati Terate No:C00201103324
  8. Hak Cipta Mars Setia Hati Terate No:C00201104185
  9. Ubo Rampen & Pemeriksaan Ayam Jago No:EC00201991764.

Baca Juga : PSHT Kukuhkan 10 Cabang Se-Sumatra Selatan

Ketua KONI Pusat Marciano Norman akan memfasilitasi agar Jajaran Pengurus Persaudaraan SH Terate Pusat bisa bertemu langsung dengan Ketua Umum IPSI sehingga fakta-fakta yang ada tidak dikesampingkan.

“Saya akan bertemu langsung dengan Ketua Umum IPSI terkait ini. Saya kira semua harus patuh terhadap hukum. Fakta-fakta yang ada tidak boleh diabaikan, ” ucapnya.

INKRACHT Putusan 1712 Tahun 2020, PARLUH PSHT Lima Tahun Sekali

INKRACHT Putusan 1712 Tahun 2020, PARLUH PSHT Hanya Lima Tahun Sekali

Ilmusetiahati.comPutusan 1712 PSHT, Persaudaraan Setia Hati Terate mulai dirintis pada tahun 1922 oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Desa Pilangbango, Kota Madiun.

Pada awal perintisan, Ki Hadjar Hardjo Oetomo membentuk kelompok latihan pencak silat yang diikuti oleh sejumlah pemuda dan teman seperjuangan beliau untuk melawan penjajah.

Tahun 1924 Ki Hadjar Hardjo Oetomo memberi nama perkumpulan tersebut SH Pemuda Sport Club atas usul saudara Amin Kuseri seorang guru di Pare Kediri.

Baca Juga : PSHT Kukuhkan 10 Cabang Se-Sumatera Selatan

Kemudian Pada 25 Maret 1951 bertempat di Jl. Dr. Soetomo 76, Madiun Murid murid Ki Hadjar Hardjo Oetomo bermusyawarah dan sepakat untuk melestarikan ajaran guru beliau dengan membentuk wadah baru yaitu Organisasi SH Terate.

Alhamdulilah Dokumen ADART pertama SH Terate tahun 1951 ini masih disimpan baik oleh Pengurus Pusat PSHT dibawah kepemimpinan Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, S.H. M.Sc selaku penerus dan pewaris yang sah Organisasi yang dirintis pada tahun 1922 tersebut.

Untuk meneruskan roda Organisasi, PSHT terakir menyelenggarakan Parapatan Luhur pada 11 – 12 Maret 2016 di Jakarta dengan hasil dari Parapatan Luhur tersebut mengangkat Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, S.H. M.Sc. sebagai Ketua Umum PSHT periode 2016 – 2021.

Ditengah perjalanan kepengurusan, muncul Gerakan yang  ingin memecah belah PSHT yang tidak puas akan hasil Parluh 2016, Gerakan tersebut didalangi beberapa oknum Majelis Luhur dan Pengurus Cabang yang berpusat di Surabaya.

Gerakan tersebut pada puncaknya melakukan kudeta pada 21 September 2017 dan memilih memisahkan diri dari PSHT dengan mendirikan perguruan baru Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun (PSHTPM).

Baca Juga : Sejarah Piala RM Imam Kusupangat 

Perlu diketahui Pengurus Pusat PSHT memilik Akta Notaris No:10/29-Oktober-2016 yang merupakan bentuk otentik bahwa Pengurus Pusat PSHT hasil Parapatan Luhur 2016 adalah Pengurus yang resmi.

Kepengurusan PSHT periode 2016 – 2021 juga diperkuat dengan putusan akhir 1712/K/Pdt/2020 (inkracht) pada tahun 2020, yang berarti keabsahan hasil Parluh tahun 2016 masih tetap berlaku hingga detik ini.

Putusan 1712 /K/Pdt/2020 yang keluar tahun 2020 menandakan bahwa Parapatan Luhur (Parluh) hanya berlangsung Lima Tahun sekali, dari tahun 2016 hingga kepengurusan lima tahun selanjutnya 2021.

Sehingga jika ada pihak pihak yang mengaku penerus dari Parluh 2016 tetapi kepengurusanya belum genap lima tahun ataupun bukan pewaris dari Putusan 1712/K/Pst/2020, maka bisa dipastikan bohong.

Pengurus Pusat PSHT yang sah berdasarkan Putusan 1712 /K/pdt/2020, Akta Notaris No:10/29-Oktober-2016 dan Pewaris Adart pertama SH Terate tahun 1951 akan Kembali mengadakan Parapatan Luhur setelah lima tahun periode kepengurusan pada 28 – 29 Oktober 2021 di Jakarta dan Magetan.

Semoga Parapatan Luhur berjalan dengan lancer aman dengan hasil melahirkan PSHT yang Nyawiji kembali.